72-ketapang-kencana-terminalia-mantaly

Kunyit (Curcuma longa) : Klasifikasi, Ciri-ciri, Manfaat, dan Kandungannya

Kunyit adalah adalah herbal fitofarmaka yang telah diuji secara klinis dalam riset. Manfaat kunyit untuk kesehatan banyak dibuktikan baik secara empirim maupun klinis. Kunyit berkembang biak dengan cara vegetatif alami menggunakan rimpangnya. Berikut adalah ulasan mengenai tumbuhan kunyit:

Klasifikasi dan Nama Ilmiah (Latin) Kunyit

Kingdom: Plantae (tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)
Superdivisi: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
Divisi: Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)
Kelas: Liliopsida (monokotil)
Subkelas: Zingiberidae
Ordo: Zingiberales
Famili: Zingiberaceae
Genus: Curcuma
Spesies: Curcuma longa


Nama-nama lain

Kunyit memiliki nama daerah yakni: kunyit (Aceh); kunir, temu kunir (Jawa); rame, kandeffu, nikwai, mingguai (Irian); kunyir koneng (Sunda); Temo koneng (Madura); alawahu (Gorontalo).

Ciri-ciri Morfologi Kunyit
Ciri-ciri tumbuhan kunyit yakni batangnya tidak bercabang, bentuknya memanjang dan merupakan batang semu yang tertutup rapat oleh pelepah daun, berwarna hijau agak keunguan. Setiap tanaman tanaman berdaun 3-8 helai, panjang daun beserta pelepahnya sampai 70 cm, tanpa lidah daun, berambut halus jarang-jarang, helainan daun berbentuk lanset lebar, ujung daun lancip,  panjangnya 28-85 cm, lebar 10-25 cm, tepi daun rata, tulang daun menyirip, rimpang terbentuk denag sempurna bercabang-cabang, berwarna jingga, bau aromatis. Morfologi akar kunyit yakni bentuk rimpangnya bulat dan panjang dengan diameter 1-2 cm serta panjang 3-6 cm. dari ruas-ruasnya dapat tumbuh tunas baru yang akan berkembang menjadi tanaman baru. Tangkai bunga berambut, bersisik, daun kelopak berambut, bentuk lanset. Kelopak bunga berbentuk tabung, panjang 9-13 mm.

Manfaat Kunyit
Kunyit digunakan secara luar mulai dari bumbu dapur hingg obat herbal serta pewarna makanan. Bagian kunyit yang dapat dimanfaatkan untuk herbal adalah rimpang.
Kandungan Kimia Kunyit 
Kunyit memiliki kandungan senyawa kimia aktif yang berkhasiat sebagai obat yang yang terdiri dari:

  1. Minyak atsiri (keton sesquiterpen, turmeron, tumeon, zingiberen, felandren, sabinen, sesquiterpen alkohol dan sineil). Tumeron yang menyebabkan bau khas pada kunyit.
  2. Senyawa Kukuminoid yang yang terdiri kurkumin, dimetoksi kurkumin, dihidrokurkumin, demetoksikurkumin, natrium kurkuminat, asam ferulat dan bisdemetoksikurkumin.
  3. Mineral yang terdiri dari: zat besi, magnesium, kalsium, kalium, mangan, dan natrium.
  4. Kandungan lain yakni arabinosa, fruktosa, glukosa, tanin, damar, dan pati.Bukti Empiris Kunyit
Rimpang kunyit mempunyai banyak kegunaan dalam masyarakat sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk obat sakit kulit, infeksi jamur, gatal-gatal, cacing tambang, disentri, borok bernanah, sariawan, cacing pita, nafsu makan berkurang, dan memperlancar ASI. 
Bukti Ilmiah Kunyit
Serangkaian uji ilmiah untuk memperoleh manfaat kunyit telah dilakukan, berikut adalah manfaat kunyit sebagai tanaman obat:

  1. Antikanker. Zat yang berperan penting sebagai antikanker yakni kurkumin. Potensi mengenai zat ini sudah dilakukan baik secara in vitro maupun in vivo. Kurkumin mampu merangsang apoptosis (kematian) sel kanker dengan cara mempengaruhi gen penyebab kanker. 
  2. Antibakteri. Hasil penelitian juga menyebautkan bahwa jumlah koloni bakteri E. coli dalam medium cederung menurun ketika diberi ekstrak rimpang kunyit
  3. Antivirus. Kunyit memiliki kandungan kurkumin paling banyak diantara famili Zingiberacae yang mampu menghambat pertumbuhan virus.
  4. Antikembung. Kurkumin mampu menghilangkan bakteri penyebab kembung.
  5. Antidiare. Minyak atsiri dalam kunyit dapat meredakan gerakan usus untuk meredakan diare.
  6. Antiinflamasi. Trietil kurkumin adalah senyawa yang berfungsi sebagai antiinflamasi yang dapat menyebabkan peradangan.
  7. Diet. Funsi kunyi untuk diet yakni kurkumin mampu merangsang kerja empedu untuk mensekresikan zat pemecah lemak.

sumber : generasibiologi.com

Berbagai manfaat kunyit untuk kesehatan

Selain untuk membantu mengatasi masalah pencernaan, kunyit ternyata juga memiliki khasiat lain yang mungkin belum pernah Anda bayangkan sebelumnya. Mulai dari mengurangi peradangan hingga penawar bisa ular, berikut adalah manfaat-manfaat yang terkandung di dalam kunyit:

1. Meredakan peradangan


Zat aktif kurkumin dalam kunyit adalah antioksidan yang mengandung efek antiradang poten. Ada kurang lebih 200 miligram kurkumin dalam satu sendok teh kunyit segar yang diparut halus atau versi bubuknya.

Kurkumin diyakini bekerja memblokir kerja sitokin dan enzim penyebab inflamasi dalam tubuh. Kurkumin juga bekerja mengurangi peradangan dengan menurunkan kadar histamin sementara meningkatkan produksi kortison alami di kelenjar adrenal.

Berangkat dari situ, berbagai hasil uji praklinis dari The AAPS Journal melaporkan khasiat kunyit yang menjanjikan untuk berbagai penyakit terkait peradangan. Mulai dari kanker, penyakit kardiovaskular, sindrom koroner akut, radang sendi, aterosklerosis, dan diabetes.

Namun, sampai sejauh ini belum ada satu pun penelitian besar yang mampu memverifikasi bukti-bukti khasiat antiradang kunyit pada manusia.

2. Mengobati maag

Kunir sudah sejak lama populer digunakan sebagai obat gangguan pencernaan alami. Maka ketika gejala maag kambuh, tidak ada salahnya menyeduh secangkir teh kunyit hangat untuk meredakan nyerinya.

Maag dapat muncul dipicu oleh timbulnya luka di lambung akibat infeksi bakteri H. pylori, konsumsi obat antinyeri jangka panjang, racun rokok, alkohol, dan makanan tertentu. Berbagai hal ini dapat mengikis lapisan dinding usus dan kerongkongan sehingga memicu refluks asam lambung naik.

Nah, penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengamati efek curcumin mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut dengan meningkatkan produksi lendir dinding lambung.

Selain itu, artikel dalam jurnal Systematic Reviews mengatakan kunyit membantu mengurangi frekuensi kekambuhan gejala maag. Sebab kurkumin dalam kunyit juga bekerja mengendalikan produksi asam lambung dan empedu berlebih.

3. Mengempiskan perut kembung

Buang gas (kentut) adalah tanda pencernaan Anda baik-baik saja, tapi kalau sudah berlebihan? Tandanya ada yang salah dengan perut Anda.

Kurkumin membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak lancar seperti seharusnya untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Kuyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

4. Meredakan gejala IBS (irritable bowel syndrome)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan usus besar yang menyebabkan masalah BAB jangka panjang. Jika peradangan tersebut membuat kontraksi usus terlalu sering mengejang, akibatnya adalah diare kronis. Sebaliknya jika peradangan membuat otot usus jadi jarang berkontraksi, akibatnya justru sembelit kronis.

Menyimpulkan sejumlah penelitian berbeda, kunyit dikatakan aman dan mudah ditoleransi untuk orang-orang yang punya IBS. Penelitian dari Singapura yang dimuat dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2018 memperlihatkan kunyit mengurangi intensitas sakit perut yang disebabkan oleh gejala IBS.

Potensi ini berasal dari efek antioksidan dan antiradang kurkumin yang membantu melancarkan kerja otot pencernaa. Penelitian yang sama juga menemukan manfaat kunyit untuk menyeimbangkan koloni bakteri baik dalam usus.

Selain masalah diare karena IBS, kunyit juga bermanfaat untuk mengatasi diare yang diakibatkan oleh keracunan makanan. Kandungan magnesium dan kalium dalam kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat diare.

5. Mengurangi mual

Ketika diracik dengan bubuk lada hitam, kunyit dikatakan manjur untuk meredakan mual ketimbang jika dikonsumsi sendiri. Menarik, ‘kan?

Sebuah studi dalam jurnal Food tahun 2017 membuktikan bahwa menambahkan lada hitam membantu manfaat rempah kuning ini lebih terasa maksimal. Sebab sebetulnya setelah dikonsumsi, kandungan curcumin dalam kunyit lambat diserap ke dalam aliran darah. Ini yang membuat Anda bisa kehilangan khasiat dari kunyit itu sendiri.

Nah, penelitian tersebut menunjukkan piperin dalam lada hitam meningkatkan penyerapan curcumin sampai dua ribu persen lebih cepat ke dalam darah sehingga siap untuk digunakan oleh tubuh. Piperin juga memperlambat pemecahan curcumin oleh hati sehingga lebih bertahan lama dalam darah.

6. Meredakan nyeri haid

Perempuan Indonesia mungkin sudah sangat akrab dengan jamu kunir asam yang dapat membantu meredakan nyeri haid (PMS). Ternyata, manfaat ini bukan cuma sekadar nasehat warisan nenek moyang saja, lho!

Kandungan kurkumin kunyit memiliki khasiat pereda nyeri alami (analgesik) yang bekerja dengan melemaskan kontraksi rahim penyebab perut kram. Selain itu, kurkumin juga mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, hormon yang menciptakan rasa sakit dan peradangan. 

Manfaat kunyit ini semakin diperkuat oleh efek antioksidan tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin dari asam jawa yang menenangkan kontraksi rahim. Meski begitu, beberapa ahli menyarankan wanita yang perdarahan menstruasinya berat untuk tidak mengonsumsi kunyit.

7. Menurunkan berat badan

Kurkumin kunyit berfungsi menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah, dan kolesterol serta gangguan metabolik lainnya akibat berat badan berlebih.

Namun, lagi-lagi manfaat kunyit ini bisa Anda peroleh jika mengombinasikannya dengan asam jawa. Sebab dikonsumsi sendiri, kunyit lambat diserap ke dalam darah tapi lebih cepat dipecah oleh hati sehingga tubuh tidak merasakan banyak manfaatnya.

Dalam jangka panjang, minum jamu kunyit asam dapat membuat hasil penurunan berat badan jadi lebih maksimal.

8. Mengendalikan gula darah

Jika Anda punya diabetes, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan pengobatan alami untuk mengendalikan gula darah tetap stabil. Salah satu yang bisa Anda coba adalah kunyit. Sebuah studi tinjauan terbitan tahun 2013 menunjukkan curcumin dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Penelitian lain menunjukkan bahwa suplemen ekstrak kunyit membantu meningkatkan fungsi insulin, menstabilkan kadar gula darah, dan membuat gejala diabetes lebih mudah ditangani. Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko komplikasi terkait diabetes yang diakibatkan oleh peradangan.

Namun, masih perlu lebih banyak uji klinis lainnya untuk memastikan manfaat kunyit untuk diabet

Manfaat kunyit untuk kecantikan kulit

Selain baik untuk kesehatan tubuh, kunyit juga punya manfaat hebat untuk merawat kecantikan kulit. Antioksidan dalam kunyit membuat penampilan kulit secara keseluruhan tampak lebih cerah dan awet muda. Cara paling mudah untuk memperoleh manfaat ini adalah dengan meracik masker alami.

Berikut inspirasi pilihan resep masker kunyit untuk kecantikan:

1. Masker kunyit kasturi

Kunyit memang mungkin jarang diolah sebagai terapi perawatan tubuh. Namun, masker kunyit bisa menjadi cara alami menghilangkan komedo di wajah. Nah agar tidak menodai kulit atau pakaian Anda jadi kuning, pilihlah jenis kunyit kasturi.

Cara membuat masker kunyit kasturi:

  • Uleg atau blender beberapa ruas kunyit kasturi sampai halus.
  • Ambil satu sendok makan kunyit yang telah dihaluska tersebut, kemudian campur bersama sedikit minyak kelapa. Aduk rata hingga teksturnya seperti pasta.
  • Oleskan ke bagian wajah yang terdapat komedo, diamkan sampai 10 menit
  • Pijat lembut di bagian T zone (jidat, hidung dan dagu)
  • Bilas dengan air hangat dan lakukan rutin untuk mencegah komedo datang lagi.

2. Masker kunyit dan pepaya

Masker dari buah pepaya umumnya cocok untuk semua jenis kulit wajah, termasuk kulit wajah sensitif. Pepaya mentah mengandung enzim yang disebut “papain” yang dapat membantu meminimalisir pertumbuhan rambut halus dengan memecah folikel tempat rambut bertumbuh.

Nah, untuk meredakan peradangan akibat pemecahan folikel rambut, campurkan pepaya tumbuk dengan satu sendok makan kunyit segar yang dihaluskan. Perawatan rumahan ini juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan mengembalikan elastisitas kulit.

Cara membuatnya sebagai berikut:

  • Kupas pepaya mentah dan potong kecil-kecil
  • Tumbuk pepaya hingga menjadi adonan kasar
  • Ambil 2 sendok adonan pepaya tumbuk dan campurkan dengan 1/2 sdt bubuk kunyit. Aduk rata.
  • Oleskan masker pada wajah atau bagian tubuh lainnya yang diinginkan
  • Pijat lembut kulit yang telah dilapisi masker selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air
  • Ulangi prosedur 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil terbaik

3. Masker kunyit dan yoghurt

Manfaat kunyit tidak hanya sekadar untuk mengecilkan pori-pori dan membuat rona kulit lebih cerah saja. Jika Anda rentan berjerawat dan punya banyak bekas jerawat bandel, masker kunyit yogurt bisa jadi andalan.

Sifat antiradang dan antibakteri dari dua bahan alami ini mampu membantu mengurangi jerawat juga memudarkan bekas luka yang dihasilkan.

Anda bisa meracik masker kunyit dan yoghurt untuk wajah lewat cara berikut ini:

  • Ambil 2 sendok teh kunyit bubuk, 4 sendok makan yoghurt plain dingin, dan madu
  • campurkan yoghurt dan kunyit bubuk perlahan hingga warna kuning merata
  • Diamkan dan dinginkan di lemari pendingin 10-15 menit
  • Sesudahnya campurkan dengan madu
  • Oleskan ke wajah yang telah dibersihkan dengan perlahan-lahan. Hindari bagian mata dan hidung
  • Biarkan masker kunyit di wajah selama 15- 30 menit lalu bersihkan dengan air.

Sumber : hellosehat.com